Meitha15's Blog

Just another WordPress.com weblog

Daftar Istilah Ekologi Laut Tropis

oleh :

Meta Seftiany ( 230210080017)

Mellanie Amelia Dasty (230210080052)

ILMU KELAUTAN – UNPAD


Adaptasi : Penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya

Arecaceae : Jenis mangrove yang berupa nypa, palem rawa, dll

Atmospheric Input : Atmosfer yang masuk ke alam/ke sebuah ekosisitem

Autotrophic : Organisme yang mampu mensistesis makanannya sendiri yang berupa bahan organik dari bahan-bahan anorganik sederhana dengan bantuan sinar matahari dan zat hijau daun (klorofil)

Avicenniaceae : Jenis mangrove yang berupa api-api, black mangrove dll

Biocoenosis : Komponen biotik

Biological Nitrogen Fixation : Fixsasi yang dilakukan karena didalam ekosistem itu miskin nutrien, sumber fixsasi ini dapat berasal dari bakteri

Biosfer : Bagian bumi yang dapat menunjang kehidupan

Combretaceae : Jenis mangrove yang berupa teruntum, white mangrove, zaragoza mangrove, dll

Dekomposer : Pengurai, biasanya berupa detritus

Dekomposisi : Penguraian bahan anorganik

Delta : Endapan di muara sungai yang terletak di lautan terbuka, pantai, atau danau,sebagai akibat dari berkurangnya laju aliran air saat memasuki laut

Derah Pesisir : Wilayah peralihan antara laut dan daratan, kearah darat mencakup daerah yang mash terkena pengaruh percikan air laut/pasang, dan kearah laut mencakup daerah paparan benua

Detrivor : Pemakan detritus

Ekologi : Disiplin ilmu yang mempelajari tentang Ekosistem

Ekosistem : Suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara mahluk hidup dengan lingkungannya

Ekosistem Air Tawar : Ekosistem Akuatik dengan perairan air tawar misalnya kolam, danau, sungai, dan lainnya

Ekosistem Akuatik : Ekosistem yang wilayahnya berupa perairan

Ekosistem Alam : Ekosistem yang proses terjadinya memang merupakan aktivitas alam, tanpa bantuan manusia misalnya ekosistem laut, sungai, hutan alam, danau alam, dan lainnya

Ekosistem Anthropogen : Ekosistem daratan yang merupkan ekosistem buatan misalnya sawah, kebun, dan lainnya

Ekosistem Buatan : Ekosistem yang proses membutuhkan bantuan manusia misalnya sawah, kebun, hutan tanaman, tambak, bendungan

Ekosistem Gurun : Ekosistem alam yang daerahnya berupa gurun

Ekosistem Hutan : Ekosistem alam yang daerahnya berupa hutan

Ekosistem Lautan : Ekosistem Akuatik dengan perairan air asin

Ekosistem Padang Rumput : Ekosistem alam yang daerahnya berupa padang rumput

Ekosistem Terestrial : Ekosistem yang wilayahnya berupa daratan

Ekowisata :bentuk baru dari perjalanan bertanggungjawab ke area alami dan berpetualang yang dapat menciptakan industri pariwisata

Faktor Pembatas :Unsur-unsur seperti cahaya, suhu, dan nutrien dalam jumlah minimumatau maksimum, yang nantinya akan mempengaruhi proses kehidupan dan kegiatan makhluk hidup

Feeding Ground : Tempat mencari makan

Fitoplankton : Plankton yang berupa tumbuh-tumbuhan

Formasi Geologik : Sebuah zonasi misalnya zonasi pada pegunungan, lereng pegunungan yang curam, lembah sungai

Fosfat : Senyawa alam yang mempunyai dua bentuk yakni senyawa fosfat Organik (pada tumbuhan) dan senyawa fosfat Anorganik (air dan tanah)

Fotosintesis : Proses reduksi CO2 dgan bantuan energi sinar matahari, yang hasl utamanya berupa karbohidrat (C6H12O6) dan hasil sampingan berupa air (H2O) dan oksigen O2

Gaseous Losses : Pembuangan berupa gas

Gas Rumah kaca : gas-gas yang ada di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca. Gas-gas tersebut sebenarnya muncul secara alami di lingkungan, tetapi dapat juga timbul akibat aktivitas manusia.

Habitat : Tempat tinggal makhluk hidup

Heterotropic : Organisme yang mampu menyusun kembali dan menguraikan bahan-bahan organik kompleks yang telah mati ke dalam senyawa anorganik sederhana

Hukum Toleransi Shelford : Hukum yang menyatakan faktor-faktor lingkungan penting yang menjadi faktor pembatas minimum dan faktor pembatas maksimum

Iklim : Keadaan rata-rata cuaca dalam waktu yang panjang,

Immigration : Imigrasi, suatu tempat yang didatangi oleh organisme dari suatu tempat lain

Komponen Abiotik : Komponen yang terdiri dari benda tak hidup misalnya air, gas, dan tanah

Komponen Biotik : Komponen yang terdiri dari benda hidup misalnya bakteri, plankton, benthos, dan ikan

Komunitas : Kumpulan makhluk hidup (populasi) di suatu tempat

Konsumen : Pemakan, Pemakai

Lamun : Tumbuhan berbunga yang hidupnya terbenam di dalam laut

Laut Kutub : Laut yang mempunyai masa produktifitasnya sangat pendek, dikarenakan intensitas cahaya matahari didaerah ini sangat kurang

Laut Subtropis : Wilayah laut yang mendapatkan intensitas sinar matahari bervariasi menurut musim (dingin, semi, panas dan gugur)

Laut Tropis : Wilayah laut yang menadapatkan sinar matahari terus menerus sepanjang tahun, hanya ada dua musim, hujan dan kemarau

Limbah Domestik : Limbah yang berasal dari kegiatan rumah tangga

Lythraceae : Jenis mangrove yang berupa sonneratia

Mangrove : Suatu tipe ekosistem hutan yang tumbuh di daerah pasang surut (pantai, laguna, muara sungai) yang mempunyai toleransi terhadap kadar garam (salinity) air laut

Nitrifikasi : Proses perubahan nitrit menjai nitrat oleh bakteri

Nursery Ground : Daerah Asuhan

Nutrien : Zat hara

Plankton                                    : Organisme yang hidup di bagian pelagik, mengapung, menghanyut/berenang sangat lemah dan tidak dapat melawan arus, dan terdiri dari Fitoplankton dan Zooplankton

Populasi : Kumpulan organisme sejenis yang menempati daerah yang sama

Predator : Hewan pemakan

Produktifitas Primer : Laju pembentukan senyawa-senyawa organik yang kaya energi dan senyawa anorganik

Relung/Niche : Sebuah konsep yang dikembangkan oleh Charles Elton (1927), yang berarti ruang/tempat yang ditinggali organisme, juga peranannya dalam komunitas, dan posisinya pada gradient lingkungan: temperatur, kelembaban, pH, tanah dan kondisi lain

Rhizophoraceae : Jenis mangrove yang berupa bakau, red mangrove, dll

Senyawa Fosfat Anorganik : Senyawa fosfat yang terdapat pada air dan tanah

Senyawa Fosfat Organik : Senyawa Fosfat yang terdapat pada tumbuhan dan hewan

Siklus Biogeokimia : Siklus unsur atau senyawa kimia yang mengalir dari komponen abiotik ke komponen biotik dan kembali lagi ke komponen abiotik, tujuannya mengembalikan unsur atau senyawa yang telah terpakai sehingga dapat dipakai kembali, dan begitu seterusnya.

Siklus Fosfor : Siklus biogeokimia dimana fosfor dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer dan atmosfer bumi

Siklus Karbon : Siklus biogeokimia dimana karbon dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer dan atmosfer bumi

Siklus Nitrogen : Siklus biogeokimia dimana Nitrogen dipertukarkan antara biosfer, geosfer, hidrosfer dan atmosfer bumi

Spawning Ground : Daerah Pemijahan

Suksesi Primer : Organisme mulai menempati wilayah baru yang belum ada kehidupan contohnya delta

Suksesi Sekunder : Terjadi setelah komunitas yang ada menderita gangguan yang besar sebagai contoh sebuah komunitas klimaks (stabil) hancur karena terjadinya kebakaran hutan

Terumbu Karang : Bangunan dari kapur yang dibentuk oleh hewan karang

Topografi : Studi tentang bentuk permukaan bumi dan objek lain seperti planet, satelit alami (bulan dan sebagainya) dan asteroid

Trophic Level : (Tingkatan trofik) Tingkatan makan-memakan pada suatu ekosistem

Weathering : Pelapukan

Zooplakton : Plankton yang berupa hewan

April 14, 2010 - Posted by | Uncategorized

1 Komentar »

  1. […] Ekologi Berasal dari kata Yunani oikos (“habitat”) dan logos (“ilmu”). Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. ekologi tidak lepas dari pembahasan ekosistem dengan berbagai komponen penyusunnya, yaitu faktor abiotik dan biotik. Faktor biotik antara lain suhu, air, kelembapan, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling mempengaruhi dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan. […]

    Ping balik oleh Ekologi Laut Tropis « Mellanie Amelia | April 14, 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: